Aku terlalu takut untuk mengungkap kan ini Karena sebagian diriku pun tak yakin, Apakah ide ku ini benar dan baik adanya. Bahkan aku belum mengabarkan soal ini kepada partner jiwa ku.. Ia yang selalu mendukung segala langkah-langkah kecilku..meskipun terkadang aku iba kepadanya..yang..mungkin terabaikan oleh ku karena "ego" ini Ah...benarkah ini hanya ego? Benarkah memang aku harus memberi makan ego ini? Ketika ku merenung menatap kendaraan yang lalu lalang di depan ku, aku tersadar... Semua orang melaju mengejar tujuannya. Lalu apa tujuanku? Bukankah tujuanku hidup bahagia? Dan.. Sekarang, saat ini..akupun telah bahagia, Alhamdulillah. Lantas, apa lagi yang aku kejar? Dua anak dan seorang suami penyayang, aku masih minta lebih? Jika ego ini tetap ku lanjutkan, apakah benar..aku akan bahagia setelah itu? Bagaimana jika sebaliknya? Siapkah aku dengan segala penyesalan? Jangan mendulang di air keruh..kata pepatah Berjauhan lama dengan mereka aku tak sanggup... Mengajak mereka...
The walls of hospitals have heard more prayers than the wall of churches or mosques. Suatu waktu ada sekumpulan keluarga pasien berkumpul sambil berdoa dan bernyanyi untuk kesembuhan si pasien. Suatu waktu ada sekumpulan keluarga pasien berkumpul sambil berdo'a dan membaca alqur'an di samping sang pasien. Mereka semua berdiri sambil menggenggam tangan dan menutup mata. Mereka semua duduk sambil menunduk. Membaca qur'an dan berdo'a. *************************************** One of my patients..got some tattoos on his body..crying like a baby..calling the name of God. Ironic. I miss my granpa. He never missed his prayer, even when he was sick. Hope u're doing well there, daddy of my mom. I miss u so much. I still remember when I slept beside u that night, holding my tears all night because your sound of breathing makes my heart break. Now u are free of pain. Alhamdulillah. Have u ever meet my first nephew there? Send my kisses and hugs to him :"...
Ga ada. :) Saya sudah mencoba untuk memikirkan hal ini sejak 1 bulan yg lalu. Tidak terlalu banyak, tp nominalnya cukup besar. Beli : -rumah -tanah -mobil (Jika mengandalkan tabungan dari gaji selama 1 tahun, sepertinya mustahil..kecuali saya ambil kredit. Tp saya tidak ingin terlibat riba. Cara paling aman ya saya minta ortu beliin untuk kemudian saya nyicil bayarnya ke ortu [yg tentu saja tanpa bunga, batas waktu dan no Riba] hahaha Tapi..ini belum saya ungkapkan ke ortu. Rasanya ga tega. Kemudian..di 2018 (awalnya) saya ingin : Menikah (Masya Allah, Allah maha membolak-balikkan hati). Kebimbangan saya sejak awal -yg saya abaikan- dan tetap berhusnudzan utk berproses...ternyata dibalikkan oleh Allah. Astaghfirullahaladziim.. Mesti byk belajar lagi🙏 Untuk karir, 2018 Insya Allah sebagian besar diisi oleh program internsip hingga november 2018. Keinginan saya setelah itu adalah lanjut PTT atau nusantara sehat di Kepulauan Riau. Dan setelah itu ingin lanjut sekol...
Comments
Post a Comment