Aku terlalu takut untuk mengungkap kan ini Karena sebagian diriku pun tak yakin, Apakah ide ku ini benar dan baik adanya. Bahkan aku belum mengabarkan soal ini kepada partner jiwa ku.. Ia yang selalu mendukung segala langkah-langkah kecilku..meskipun terkadang aku iba kepadanya..yang..mungkin terabaikan oleh ku karena "ego" ini Ah...benarkah ini hanya ego? Benarkah memang aku harus memberi makan ego ini? Ketika ku merenung menatap kendaraan yang lalu lalang di depan ku, aku tersadar... Semua orang melaju mengejar tujuannya. Lalu apa tujuanku? Bukankah tujuanku hidup bahagia? Dan.. Sekarang, saat ini..akupun telah bahagia, Alhamdulillah. Lantas, apa lagi yang aku kejar? Dua anak dan seorang suami penyayang, aku masih minta lebih? Jika ego ini tetap ku lanjutkan, apakah benar..aku akan bahagia setelah itu? Bagaimana jika sebaliknya? Siapkah aku dengan segala penyesalan? Jangan mendulang di air keruh..kata pepatah Berjauhan lama dengan mereka aku tak sanggup... Mengajak mereka...
Friend, Freund, Vriend, Ami, Amigo atau apapun istilahnya adalah salah satu harta yang dimiliki oleh manusia sebagai mahluk sosial. Biasanya, teman dapat diartikan pada seseorang yang dianggap dekat dan mengenal akan diri kita -bila tidak, maka disebut orang asing- Berbicara soal teman, Alhamdulillah dari dulu gue punya temen2 yang luar biasa dan dari segala macam jenis. hehehe.. Tapi ini serius lho!! dan percaya kan, kalo teman beserta lingkungan itu berpengaruh besar pada diri kita, contohnya aja neh, gue yang dikenal sbg anak baek2 dan bahkan pernah dpt award sebagai siswi teladan waktu SMA diajakin cabut pada salah satu mata pelajaran and kabur ke kantin ama temen2. Awalnya sih nolak, tapi karena demi solidaritas, ikut juga.. hoho Gue pengen buat resume dikit nih tentang temen2 dari SMP-SMA-Sekarang. Yang udah mulai males, ngantuk, bosen (baca: eneg, mual, muntah) ya udah di- close aja yah... hihihi ^^
Duhai hati yang merindu… Sudah sejauh apa kau berjalan dan melangkah… Apa arah dan kompas yang kau yakini Kemana sujud mu bertaut Bayang-bayang semu yang kau idamkan dahulu, tersemai Bersama angin yang bersemilir syahdu Alunan syair pencinta yang menggetarkan kalbu mu, Memutarkan Kembali memori indah tentang harapan dan angan itu Kau tak utuh dan penuh,, ia pun begitu Namun, sadarkah… jika masih bisa kau lengkapi rongga itu? Dua malaikat di samping mu..adalah pelindung yang menjaga mu dari kubangan gelap yang sewaktu-waktu dapat menarikmu kedalam Memang tak mudah, kau butuh Hentakan Nya? Bertanggung jawablah karena kau bukan lagi benih yang rapuh Meskipun Ranting dan daun mu masih goyang dan terbuai oleh hembusan angin lembut.. Aku tahu,, akarmu sudah cukup menghujam kuat ke dalam -Yofani, 14 Juni 2023 18:29 Dibuat di Kamar Jaga Dokter, saat menangis mendengar Qari' Fatih Seferagic melantunkan bacaan Qur'an..terkenang masa2 kuliah dan semua pe...
Comments
Post a Comment